Sunday, April 23, 2006

KASIHKU

Sejak Aku mengenal Dirimu bermacam dugaan yang Aku hadapi, karena hatiku sudah terpikat maka Aku sayang pada dirimu, dan Aku dapat merasakan betapa hatiku sukar untuk melupakan dan melepaskan dirimu. Sejak Aku jatuh cinta padamu perasaanku sering terganggu. Dari hari kehari, dan dari minggu ke minggu Aku terus merindukan dirimu begitu pula yang kuharap pada Dirimu agar kau merindukan dan setia kepadaku untuk selamanya.
Pastikan hatimu jujur setia janganlah Kamu berdusta padaku. Karena sesungguhnya cinta memerlukan kesetiaan, tanpa kesetiaan dan kasih sayang apalah artinya cinta. Alangkah bahagianya hati ini bila mendapatkan cinta yang tulus dan kekasih setia yang selama ini Aku dambakan. Cinta bukan hanya dimata, tetapi cinta hadir didalam jiwa, maka dari itu bila kau terluka akupun tersiksa. Semoga apa yang kita cita-citakan berdua dapat terwujud tanpa ada aral yang berarti.

PENCARIAN

Mencari arti dalam hidup membuatku gila, Aku telah lelah menyusuri titian yang begitu membingungkan, kadang kumerasa telah mendapatkan makna dari semua itu, tapi ketika aku mencoba mengerti dan memilih ternyata aku telah salah. Pandanganku mulai kabur seakan tidak lagi bersahabat, lidahku seakan kelu untuk selalu memohon dan meminta, mungkin Aku sudah terlalu jauh melupakan namaMU, kusadari kerapuhan hatiku telah membawa jiwa dan ragaku kedalam dunia yang tak tentu arah, kusadari pula Kau tiada duanya untuk tempat memohon dan meminta. Aku sudah terlalu jauh dariMU hingga tak menjalankan perintahMU dan tak pedulikan namaMU serta tenggelam melupakan diriMU, sempatkanlah aku bertobat hidup dijalanMu dan berikanlah aku kesempatan untuk terus melangkah dan mencari, hingga aku menemukan apa yang aku cita-citakan dan semua yang telah hilang dalam hidupku untuk membahagiakan kedua orang tuaku yang telah mengasuh dan membesarkanku, sebelum tutup usia dan kembali padaMU....... AMIN........

Friday, April 21, 2006

DETIK-DETIK

Sebelum pemberangkatanku ke Pekanbaru Aku begadang bersama teman-temanku. Keesokan harinya bersama Saudara dan Temanku, aku berangkat ke Bandara, disana kami bercanda sambil mengingat kenangan-kenangan yang pernah Kami lalui bersama. Kadangkala Kami merenung sejenak apakah Kami akan berkumpul kembali dalam waktu yang dekat. Sedangkan kepergianku meninggalkan tanah kelahiranku ke tempat perantauanku, tidak dapat kupastikan berapa tahun yang akan Aku lewati. mungkin Setahun, Dua tahun dan mungkin pula Sepuluh tahun, hanya waktu yang menentukan semuanya. Disaat jadwal pemberangkatanku telah tiba, Aku sempat berpikir, Aku tak menyangka bahwa Aku ternyata dipisahkan dengan Saudara dan Teman-temanku yang selama ini telah kuanggap sebagai Jiwa dan Ragaku sendiri dapat dipisahkan oleh waktu. Aku sempat meneteskan air mataku sewaktu memandang Saudara dan teman-temanku. Aku berharap semoga Keluarga dan Temanku dapat meraih kesuksesan yang selama ini apa yang mereka cita-citakan, mungkin begitu pula doa mereka terhadap Diriku semoga sukses ditanah rantau. AMIN....
SELAMAT TINGGAL MAKASSARKU